Durasi Waktu Baca : 5 Menit Serpong, SD Cikal Serpong.Sebanyak 19 murid SD Cikal Serpong dari kelas 3, 4, dan 5 SD kembali mengikuti International Kangaroo Linguistic Competition 2025, sebuah kompetisi bahasa Inggris internasional yang secara berkelanjuan diadakan di setiap negara termasuk Indonesia untuk mengembangkan keterampilan linguistik, logika, berpikir kritis, dan kreativitas melalui tes berbasis komputer yang menguji pemahaman bahasa, logika, budaya, serta kemampuan membaca, menulis, mendengar, dan berbicara. Di kompetisi IKLC setiap tahunnya, setiap murid memiliki tujuan pengembangan dan capaian masing-masing yang berupaya untuk diraih (personalisasi tujuan ikuti kompetisi) dan secara umum tim SD Cikal Serpong berhasil meraih pencapaian 12 Medali tingkat nasional. Apa saja sebetulnya misi pribadi dari para murid SD Cikal Serpong di IKLC Nasional 2025 dan refleksi mereka dalam berkompetisi akademik? Selengkapnya berikut ini! Dian Nurmala, Fasilitator Tim SD Cikal Serpong di IKLC Nasional, mengungkapkan bahwa keikutsertaaan murid di IKLC tahun 2025 adalah sebuah langkah untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis para murid “Tahun ini kami kembali mengikutsertakan para pelajar Cikal Serpong dalam IKLC 2025 karena kami melihat betapa besarnya manfaat kompetisi ini untuk mengasah critical thinking, ketelitian membaca, dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi teks-teks yang menantang.” ucapnya. Melangkah dengan misi besar atas nama Sekolah Cikal Serpong, Dian juga menambahkan bahwa keikutsertaaan murid di IKLC Nasional tahun ini adalah sebuah kesempatan agar murid dapat membangun kebiasaan menghadapi tantangan akademik. “Misi kami sederhana namun bermakna yakni memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang, merayakan proses belajar mereka, dan membangun kebiasaan mencintai tantangan akademik.” tambahnya. Baca Juga : SD Cikal Lebak Bulus Dorong Murid Raih Pengalaman Nyata Magang Sejak Dini Di Cikal, capaian medali bukanlah tujuan utama, meskipun demikian, capaian medali adalah sebuah refleksi dan cerminan dari kegigihan dan kepercayaan diri setiap murid Cikal yang tergabung dalam tim. Di tahun 2025, Tim SD Cikal Serpong yang turut serta, menurut Dian, dalam IKLC memiliki misi personalisasi yang kuat, dimulai dari meningkatkan kemampuan membaca, kepercayaan diri yang meningkat, kemampuan ketelitian yang berkembang pesat, hingga menantang diri sendiri. “Di SD Cikal Serpong tim IKLC, medali bukanlah tujuan utama yang kami tekankan. Dalam proses persiapan, setiap anak justru diajak untuk memiliki tujuan personal mereka masing-masing. Ada yang ingin meningkatkan stamina membaca, ada yang ingin lebih percaya diri, ada yang ingin belajar menjawab dengan lebih teliti, dan ada juga yang sekadar ingin mencoba pengalaman baru dan menantang diri sendiri.” ujarnya. Dua murid perwakilan dari Tim IKLC SD Cikal Serpong yakni Natha dan Juno membagikan cerita dan misi personal mereka di IKLC 2025. Bagi Natha, keikutsertaannya mewakili SD Cikal Serpong di IKLC merupakan sarana untuk mendalami pemahaman Bahasa Inggris dari sisi akademik lebih dalam lagi, meski ia sudah mahir dalam keseharian. “Sejak dulu, saya selalu bersemangat untuk mencoba hal-hal baru dan nyaman dengan berbahasa Inggris. Jadi, ketika saya melihat kesempatan ini untuk mengikuti kompetisi Bahasa Inggrismewakili Cikal, saya berpikir itu akan menjadi kesempatan belajar yang sangat bermanfaat dan seru. Sebelum ikut IKLC, saya selalu berpikir bahasa Inggris itu sangat sederhana karena saya sudah terbiasa. Tetapi, setelah berlatih untuk IKLC, saya menyadari bahwa bahasa Inggris ternyata sedikit lebih rumit dari yang saya kira. Target saya adalah meraih peningkatan kemampuan berdebat dan berpidato sesuai tata bahasa yang lebih baik.” jelasnya. Selain Natha, adapula Juno. Bagi Juno, IKLC tingkat Nasional mendorongnya untuk membawa misi personalnya untuk mengasah kedisiplinan diri dalam berbahasa, baik dari tata bahasa atau komunikasi. “Menurut saya, IKLC ini seru dan menambah pengalaman kompetisi saya. Sebelumnya, saya suka kurang memperhatikan bahasa Inggrisku, tetapi setelah ikut kompetisi mewakili Cikal Serpong, saya semakin berhati-hati dalam menulis dan mengucapkan kata-kata dengan bahasa Inggris. saya sudah 2 kali ikut IKCL dan senang bisa mewakili Cikal Serpong. Saya semakin bertanggung jawab dan "committed" dengan tugas dan pekerjaan saya setelah belajar disiplin.” jelasnya. Baca Juga : SD Cikal Lebak Bulus Dorong Murid Raih Pengalaman Nyata Magang Sejak Dini Meski capaian medali bukanlah target utama yang dibentuk oleh SD Cikal Serpong untuk diraih murid-murid, Dian menuturkan bahwa capain 12 medali adalah sebuah cerminan indah dari perjalanan belajar, keberanian, dan kerja keras murid dari persiapan mereka. “Tahun ini, kami sangat bersyukur dan bangga karena pada keikutsertaan Cikal Serpong di IKLC 2025 tingkat Nasional, para murid erhasil meraih total 12 medali. Namun lebih dari sekadar jumlah, capaian ini menjadi cerminan indah dari perjalanan belajar, keberanian, dan kerja keras yang telah mereka bangun sejak awal persiapan.” ucapnya. Cerminan indah dari perjalanan pengembangan diri, tambah Dian, juga terlihat dari perkembangan diri yang nyata dari murid, dari peningkatan stamina membaca, peningkatan kemampuan argumentasi, “Yang membuat kami benar-benar tersentuh adalah bagaimana setiap anak menunjukkan perkembangan diri yang nyata baik yang meraih medali maupun yang berpartisipasi dengan penuh usaha. Ada yang meningkat stamina membacanya, ada yang semakin percaya diri berargumentasi, ada yang mulai lebih teliti, dan ada pula yang berani mencoba kompetisi pertama dalam hidupnya. Kami bangga pada setiap anak yang ikut serta, tanpa terkecuali.” tambahnya. Baca Juga : Sekolah Cikal Bandung Optimalkan Fungsi Lima Indera ABK dengan Kunjungan Lapangan ke Hutan Kota Juanda Sebagai fasilitator yang mendampingi murid dalam setiap proses menuju IKLC, dari persiapan, pelatihan, hingga kompetisi, Dian menjelaskan bahwa dalam proses dan perjalanan mengikuti IKLC, setiap murid dari total 19 murid mengembangkan beragam kompetensi yang terdapat dalam Kompetensi 5 Bintang Cikal secara nyata. “Melalui perjalanan mengikuti IKLC, para siswa sebenarnya sedang mengembangkan beragam kompetensi dalam Cikal 5 Stars Competencies secara sangat nyata. pengalaman di IKLC bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi menjadi ruang nyata di mana seluruh kompetensi Cikal terlatih secara utuh dan bermakna.” ucapnya. Apa saja gambaran dan cerminannya menurut Dian sebagai fasilitator? Berikut gambarannya. Dari sisi Skillful and an Effective Thinker, anak-anak mengasah kemampuan berpikir kritis, menerapkan strategi membaca, serta berkomunikasi dalam menjelaskan alasan mereka. Selama proses persiapan, mereka juga tumbuh sebagai Self-Regulated Learner yang berkomitmen, mandiri, dan mampu merefleksikan kekuatan serta area yang perlu ditingkatkan. Kompetisi ini turut memperkaya sisi Emotionally, Morally, and Spiritually Rich, karena anak-anak belajar mengelola emosi saat menghadapi tantangan, bekerja sama dalam diskusi latihan, serta menghargai proses di atas hasil. Melalui interaksi, kolaborasi, dan kesadaran diri, mereka juga berperan sebagai Empowering Member of a Just, Sustainable, and Peaceful Global Society, dengan menunjukkan kepedulian, saling mendukung teman, dan mempraktikkan kepemimpinan diri. Selain itu, kompetisi ini membantu mereka menjadi pribadi Broadminded and Physically Sound, yang terbuka terhadap berbagai jenis teks dan ide baru, serta belajar menjaga keseimbangan belajar tanpa tekanan berlebihan.(*) Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal Narasumber : Dian Nurmala, Pendidik dan Fasilitator tim SD Cikal Serpong untuk IKLC Nasional 2025 Editor : Layla Ali Umar Penulis : Salsabila FitrianaMisi SD Cikal Serpong di IKLC Nasional 2025
Personalisasi Misi Murid dalam Berkompetisi
Capaian Medali, Cerminan Indah Perjalanan Belajar Murid
Refleksi Bintang Cikal di Kompetisi IKLC 2025 dan Diri Murid
Informasi Cikal Support Center