Terkenal Sebagai Sekolah Berbasis Kompetensi, Ternyata ini Arti Penamaan Sekolah Cikal!

Estimated reading time: 3 minutes, 26 seconds.


Jakarta, Sekolah Cikal. Terkenal sebagai sekolah yang tidak menerapkan penilaian berbasis angka, sekolah swasta favorit para orang tua karena berbasis kompetensi, hingga sekolah kalangan artis, ternyata masih membuat publik penasaran dengan Sekolah Cikal, Rumah Main Cikal dan juga Pendidikan Inklusi Cikal. 


Baca juga : Inilah Strategi Belajar bagi Anak dengan Disleksia yang diterapkan di Pendidikan Inklusi Cikal!


Sekolah yang didirikan oleh praktisi pendidikan Indonesia, Najelaa Shihab, ini ternyata memiliki makna tersendiri yang luar biasa dalam pemilihan kata Cikal dalam padanan kata Sekolah Cikal, Rumah Main Cikal dan Pendidikan Inklusi Cikalnya dalam proses belajar-mengajar. Lebih lengapnya simak di bawah yuk! 


Arti Kata “Cikal” dalam Sekolah Cikal, Wakili Keunikan Setiap Anak 


Dalam perayaan ulang tahun Cikal ke-22 di tahun 2021 lalu, Najelaa Shihab menceritakan alasan pemilihan kata “Cikal”. Ternyata alasan dibaliknya memiliki nilai yang mendalam untuk pengembangan diri setiap murid yang menjadi bagian di sekolah. Kata Cikal mewakili keunikan setiap anak yang akan menjadi pemimpin bangsa.


(Sekolah Cikal dibangun pada tahun 1999 sebagai sekolah berbasis kompetensi. Dok. Sekolah Cikal)


“Saya ingin membuat sekolah karena ingin menciptakan sekolah yang tidak biasa, melainkan sekolah dengan praktik baik yang dibutuhkan oleh pendidikan Indonesia. Kemudian, terkait alasan memilih nama atau penyebutan “Cikal”, kami, sebagai pendidik, percaya betul bahwa anak-anak itu merupakan Cikal bakal pemimpin bangsa, yang memiliki bibit-bibit unik di dalam dirinya masing-masing, serta perlu ditumbuhkan, disuburkan agar dapat berkontribusi untuk lingkungannya. Demikian alasan kami memilih kata “Cikal”. “ jelas Najelaa dengan senang hati. 


Definisi arti kata Cikal memang banyak sekali jika diperhatikan. Namun, secara esensial arti dari sekolah Cikal sendiri telah mewakili keutuhan dan harapan terbesar Najelaa Shihab yang kini telah menjadi Dewan Pembina Yayasan Cinta Keluarga dalam mendirikan Cikal yang akan genap 23 tahun di 2022 ini. 


Baca Juga : 3 Jenjang Program Rumah Main Cikal dan Manfaatnya Bagi Anak Usia Dini


Esensi Cikal dalam Rumah Main Cikal dan Pendidikan Inklusi Cikal 


Tak berhenti di sana saja, Rumah Main Cikal dan Pendidikan Inklusi Cikal yang menjadi lini pendidikan bagi anak usia dini dan anak berkebutuhan khusus di Cikal juga menjadi pilihan bagi orang tua juga ternyata memiliki makna tersendiri dalam pengembangannya. 


Rumah Main Cikal sendiri menurut Dewi Winarningsih, selaku Kepala Sekolah Cikal Bandung, merupakan rumah kedua bagi anak-anak usia dini. 


“Kata Rumah, Main, dan Cikal  adalah kombinasi yang bermakna. Cikal berharap Rumah Main Cikal dapat menjadi Rumah Kedua bagi setiap anak usia dini. Oleh karena itu, suasana yang dibangun selalu homey, cozy. Selain itu, kata main tentu merefleksikan playbased learning, dan Cikal mencerminkan refleksinya sendiri, cinta keluarga.” ucapnya. 


Baca juga : Orang tua, Ternyata ini Alasan Penting dan Pertimbangan Sekolahkan Sejak Usia Bayi!


Sebagaimana yang dijelaskan oleh Keunggulan Rumah Main Cikal juga hadir dengan penerapan playbased learning. Dalam hal ini, semua cara, proses, dan interaksi yang dilakukan semuanya dibangun secara menyenangkan dan bermakna serta melibatkan keluarga. 


Dalam melibatkan keluarga, Pendidikan Inklusi Cikal yang menguatkan Sekolah Cikal sebagai sekolah Inklusi pun menghadirkan berbagai pendekatan yang mendampingi pengembangan diri anak-anak berkebutuhan khusus. Vitriani Sumarlis, M.Si, Psikolog sebagai Wakil Kepala Kurikulum Pendidikan Inklusi Cikal menekankan bahwa Pendidikan Inklusi Cikal menjadi bentuk komitmen Cikal mendukung pengembangan diri dan keunikan setiap anak-anak dengan kebutuhan khusus. 


“Cikal memperkuat komitmen dengan unit Pendidikan Inklusi Cikal (PIC). Dalam memberikan layanannya kepada para murid ABK, PIC menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI) bagi setiap murid. PPI adalah suatu rencana pembelajaran yang disusun sesuai dengan kebutuhan individual masing-masing ABK. Di dalam rencana pembelajaran tersebut terdapat profil ABK, kekuatan dan kelemahan mereka, serta kebutuhan pengembangan yang direncanakan dalam rentang waktu tertentu (jangka panjang/tahunan serta jangka pendek/triwulan atau semester).” jelas Vitri dalam buku cerita Cikal (2021).


Bahkan tak hanya itu saja, Pendidikan Inklusi Cikal pun menghadirkan pendekatan khusus Modifikasi Kurikulum dan Akomodasi Belajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar bertumbuh dan berkembang secara optimal menjadi anak-anak yang memiliki keunikan dan dapat berkarya di masa depan sebagaimana harapan awal pendirian Cikal dengan arti yang terdapat di dalamnya. (*)


Terjawab sudah ya, arti dari Cikal itu sendiri! Semoga menjawab pertanyaan kalian juga ya. 


Baca juga : Lakukan Tiga Tahapan ini Untuk Tumbuhkan Kepercayaan Diri Pada Anak Berkebutuhan Khusus!



Tanyakan Informasi Mengenai Program dan Detail Pemetaan Minat bakat anak melalui bit.ly/bukutamucikal


Artikel ini diproduksi dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal

  • Editor : Layla Ali Umar

  • Penulis : Salsabila Fitriana 


I'M INTERESTED