Kolaborasi Prasekolah dan Orang Tua Atasi Separation Anxiety Pada Anak Usia Dini dan 3 Rekomendasi Aksinya di Rumah!


Durasi Waktu Baca : 3 Menit, 41 Detik 



Serpong, Rumah Main Cikal. Mengatasi separation anxiety pada anak usia dini dapat dilakukan dengan membangun kolaborasi antara sekolah PAUD atau Prasekolah tempat anak bermain dan belajar bersama dengan orang tua. 


Baca dulu : Separation Anxiety Pada Anak Usia Dini Saat Mulai Memasuki Jenjang Prasekolah. Apa Penyebabnya Sebenarnya?


Gilang Puspasari atau yang disapa Tante Lala dari Rumah Main Cikal Serpong menceritakan bahwa kolaborasi guru dan orang tua menjadi salah satu langkah penting yang dapat dilakukan dalam mengatasi kecemasan berlebih akan perpisahan dan membangun rutinitas baru pada anak di momen awalnya bersekolah di jenjang prasekolah.

Bangun Komunikasi Mendetail Tentang Anak dan Kebutuhan Belajarnya


Lala menuturkan bahwa dengan dimulainya proses separasi dengan orang tua di jenjang prasekolah di usia 2-4 tahun di Rumah Main Cikal. Orang tua dan guru saling berkomunikasi tentang hal-hal yang menarik minat anak, tantangan dari proses separasi, perasaan dan kondisi yang akan timbul dari anak, hingga penyampaian informasi mengenai pendampingan khusus yang diperlukan terkait kesehatan, makanan dan lain sebagainya. 


“Kami sebagai guru memahami sekali bahwa akan ada banyak hal baru yang terjadi di awal proses adaptasi anak dengan lingkungan sekolahnya. Ada anak yang sudah siap, ada yang membutuhkan sedikit waktu untuk mengobservasi dan ada juga yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun kepercayaan terhadap situasi baru yang dialaminya. Sebagai guru, kami akan mencoba untuk memberikan pengertian kepada orang tua terlebih dahulu bahwa proses separasi yang akan terjadi dan tentunya beragam ini menjadi wajar terjadi dan tidak dapat dibandingkan satu anak dengan lainnya.” jelas Lala. 


Ia juga menambahkan bahwa di awal momen bersekolah anak boleh ditemani terlebih dahulu oleh orang tua, sehingga anak dan orang tua dapat membangun komunikasi bersama dan pengalaman bersama di lingkungan sekolah, sehingga anak-anak akan mulai menumbuhkan kesan aman jika nantinya Ia akan ditinggal oleh orang tua.


Baca juga :Tips Atasi Parental Burnout Bagi Orang tua! 




3 Cara Atasi Separation Anxiety Pada Anak Saat Masuk Sekolah 


Dalam mempersiapkan anak untuk berpisah dari orang tua di jenjang Prasekolah, Lala menuturkan bahwa orang tua dapat melakukan 3 rekomendasi aksi atau cara di rumah sebagai berikut


  1. Melibatkan anak dalam mempersiapkan perlengkapan sekolahnya 

Dalam praktik mempersiapkan diri anak untuk mulai berani mandiri dan tak hadapi kecemasan berlebih adalah dengan mengajak anak terlibat dalam mempersiapkan perlengkapan sekolahnya. 


Orang tua dapat mengajak anak untuk menyiapkan tas, botol minum, sepatu, hingga snack yang ingin anak bawa ke sekolah dengan perasaan bahagia. Proses ini tentu akan memberikan kepercayaan diri pada anak untuk mulai bersekolah. 


  1. Membaca buku cerita bersama yang memberi gambaran menyenangkan mengenai lingkungan sekolah


Cara kedua yang dapat dilakukan adalah membacakan buku atau membaca bersama buku cerita yang memiliki alur cerita atau kisah menyenangkan mengenai bersekolah, baik itu dengan teman-teman, kegiatan bermain bersama, bernyanyi bersama dan lain sebagainya. 


Hal ini tentu akan meredakan rasa takut atau kecemasan berlebihan anak akan  suasana baru, rutinitas dan juga kegiatan yang akan dijalankan di sekolah. Bahkan jika memungkinkan bangun diskusi dan tanyakan kepada anak mengenai apa yang ingin anak lakukan ketika berada di sekolah, setelah anak menikmati momen membaca buku cerita tentang keseruan bersekolah.


  1. Bermain peran dengan anak menjadi guru dan murid, atau menjadi teman sebaya anak


Cara ketiga yang direkomendasikan oleh Tante Lala adalah dengan menerapkan cara bermain peran dengan menjadi guru dan murid atua menjadi teman sebaya anak. Orang tua juga dapat menyisipkan dialog-dialog yang menggambarkan proses menyenangkan kegiatan bermain dan belajar yang akan dijalankan oleh anak di sekolah.


Cara ini diharapkan dapat membuat anak merasa lebih siap dan tidak dipenuhi rasa khawatir apabila ketika telah sampai di sekolah bertemu dengan guru atau teman sebaya, dan lebih merasa percaya diri serta mandiri untuk berpisah dengan orang tua kala memasuki kelas. 



Di Rumah Main Cikal, di hari pertama anak-anak usia dini baru memasuki kegiatan bersekolah terdapat momen pengenalan atau commencement week, sebagai langkah pengenalan akan lingkungan sekolah, baik suasana, teman-teman, dan guru. Di momen commencement week, orang tua murid anak usia dini juga memiliki kegiatan tersendiri khusus orang tua dengan para psikolog Cikal untuk memahami mengenai esensi pendidikan anak usia dini serta kurikulum dari Rumah Main Cikal. 


Bagaimana menurut Papa dan Mama? Apakah ingin mencoba 3 cara di atas untuk mempersiapkan anak memasuki fase kemandirian di sekolah dan mengatasi separation anxiety


Baca juga : Parents Mandatory Workshop, Kegiatan Bagi Orang tua Murid Cikal Bersama Psikolog! 




Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal bagi anak berkebutuhan khusus melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Gilang Puspasari, Pendidik Rumah Main Cikal Serpong.
  • Editor : Layla Ali Umar 
  • Penulis : Salsabila Fitriana

I'M INTERESTED