Raih Penghargaan Dewi Sartika Award 2022, Inilah Cerita Hasto Pidekso Kepala Sekolah TK-SD Cikal Surabaya

Surabaya, Sekolah Cikal. Menjadi pimpinan dari lini pendidikan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar serta memegang peran sebagai pendidik dan juga fasilitator pendidikan yang mengutamakan pendekatan personalisasi pada anak dalam pembelajaran keseharian bukanlah sebuah tugas yang mudah.  


Namun, dalam kesehariannya, Hasto Pidekso atau yang akrab disapa Hasto, dapat menjalankan dengan baik dengan komitmen yang kuat untuk membangun kolaborasi bersama semua pihak dan untuk tetap menghadirkan pembelajaran dan interaksi yang personalisasi dan juga inklusif bagi lingkungan di Cikal. 


Baru-baru ini, tepatnya di bulan Agustus 2022, Hasto Pidekso berhasil meraih penghargaan Dewi Sartika Award 2022 atas dedikasinya menjadi salah satu kepala sekolah yang turut menggerakkan perubahan pendidikan dan mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada anak di Sekolah Cikal Surabaya. 


Bagaimana cerita perjalanan Hasto meraih penghargaan tersebut dan kesehariannya di Cikal Surabaya? Mari kita simak kisahnya berikut ini! 


Awal Mula Hasto Pidekso Menjadi Guru 


Dalam kesempatan berbincang bersama Cikal, Hasto Pidekso menyampaikan bahwa ia melangkah menjadi seorang pendidik pertama kali di tahun 2001. Saat itu, impiannya menjadi guru adalah ingin mengenalkan kekayaan alam Indonesia kepada generasi penerus bangsa.


“Saya menjadi seorang pendidik sejak 2001, motivasi awal saya saat itu adalah saya ingin  menunjukkan tentang kekayaan alam Indonesia yang melimpah dan perlu generasi penerus yang mampu merawatnya dengan baik (karena kebetulan saya berlatar belakang teknik, sehingga banyak hal yang ingin saya kontribusikan untuk generasi penerus bangsa ini)” ucapnya. 


Baca juga : Kisah Nahlia Rianto, Guru Musik Sekolah Cikal yang Ikut Wakili Indonesia di Tim Batavia Madrigal Singers Raih European Grand Prix (EGP) for Choral Singing 2022 di Tours, Prancis




Terapkan Prinsip Selalu Belajar dan Kebahagiaan Sebagai Pendidik 


Sepanjang perjalanannya menjadi seorang guru atau pendidik selama 21 tahun, ia menyatakan bahwa kebahagiaan terbesarnya sepanjang mendedikasikan diri sebagai guru yang memprioritaskan kebutuhan anak adalah ketika melihat muridnya dapat tumbuh berguna untuk orang banyak di komunitas yang lebih luas.


“Kebahagiaan saya sebagai pendidik hadir jika murid-murid saya melakukan yang berguna untuk orang lain dan nantinya menjadi orang-orang dewasa yang mampu berguna untuk komunitasnya.” tuturnya. 


Dalam kesehariannya, Hasto Pidekso selalu menghadirkan semangat dan komitmen yang sama sejak tahun 2001 hingga saat ini, yakni menerapkan prinsip selalu belajar sebagai pendidik atau guru. 

“Prinsip yang selalu saya pegang adalah selalu belajar dan belajar. Ketika kita berani mengajar (menjadi Pendidik maka kita harus berani untuk terus Belajar).” ucapnya dengan penuh semangat. 


Baca juga : Dukung Anak Ekspresikan Diri dengan Ragam Gagasan dan Imajinasi, Sekolah Cikal Surabaya Beri Ruang Bagi Murid Kreasikan Sudut Sekolah Dengan Mural!




Ekosistem Belajar dan Interaksi di Sekolah Cikal Surabaya Jadi Indikator Penghargaan Dewi Sartika Award


Dikenal menjadi kepala Sekolah dari TK-SD Cikal Surabaya yang merupakan salah satu sekolah swasta favorit yang dikenal inklusif dan berbasis kompetensi di Surabaya, Hasto menceritakan awal mula dirinya berhasil meraih penghargaan Dewi Sartika Award 2022 yang menggerakkan ekosistem sekolah sebagai ekosistem merdeka belajar. 


“Saya terpilih untuk masuk dalam  kategori Kepala Sekolah Merdeka Belajar Dewi Sartika Award 2022. Indikatornya adalah bagaimana sebagai Kepala Sekolah dapat menggerakkan ekosistem sekolah menjadi sebuah ekosistem yang merdeka belajar (termasuk semua warga sekolah di dalamnya.” tuturnya. 


Ia juga menceritakan secara singkat mengenai ekosistem belajar di TK dan SD Cikal Surabaya di mana ia berdedikasi sebagai refleksi indikator yang diamati oleh para juri di penghargaan Dewi Sartika Award. 


“Cikal merupakan sekolah yang mengajarkan banyak hal secara utuh. Di sini kita tidak membedakan antara akademik dan non-akademik, karena sesungguhnya kedua hal ini saling berkaitan satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan. Mengajarkan ilmu pengetahuan dan karakter adalah sebuah kesatuan yang dibutuhkan anak untuk menjadi pribadi yang utuh.” jelasnya. 


Tak hanya itu, Hasto juga menekankan bahwa di Sekolah Cikal Surabaya sejak jenjang prasekolah atau PAUD, TK dan SD, aspirasi murid sebagai pusat dari pendidikan  itu selalu didengarkan dan diutamakan. 

“Selain itu, di Sekolah Cikal Surabaya itu students voice atau aspirasi murid adalah hal yang sangat penting untuk didengar dan diakomodasi tanpa terkecuali bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Target utama sekolah adalah anak atau murid sehingga melibatkan anak dalam proses perencanaan pembelajaran adalah hal yang penting.” tambahnya. 

Baca juga : Program Social Studies Jenjang SMP dan SMA di Sekolah Cikal


Impian Hasto sebagai Kepala TK-SD Cikal Surabaya, Selalu Jadikan Anak Subyek Pendidikan dan Pembelajaran


Berkompetisi dengan banyak kepala sekolah lainnya secara nasional, Hasto dalam upayanya bercita-cita ingin senantiasa mewujudkan ekosistem pembelajaran yang berpusat pada anak secara berkelanjutan di Sekolah Cikal Surabaya. 


“Sejak lama Cikal sudah menerapkan konsep pendidikan berpusat pada anak dan berbasis kompetensi. Pencapaian kompetensi adalah hal penting dalam mempersiapkan menghadapi masa depannya. Oleh karena itu, saya dan seluruh tim di Cikal Surabaya berupaya untuk selalu menunjukkan pentingnya menempatkan murid sebagai bagian terpenting dalam proses pembelajaran. Mendengarkan aspirasi dan suara anak adalah bagian awal menjadikan mereka sebagai subyek pendidkan (bukan sebagai obyek pasif semata).” jelasnya. 


Di akhir sesi, Hasto pun menutup dengan menyampaikan sebuah pesan untuk seluruh pendidik di Indonesia untuk selalu berpikiran terbuka dan selalu belajar karena dunia senantiasa berubah.


“[Sebagai sesama pendidik yang saling mengingatkan] Jadilah pribadi yang open minded dan terus belajar, karena dunia selalu berubah,” tutupnya. 


Baca juga : Asah Kecerdasan Anak, Pembelajaran Ilmu Sosial di Sekolah Cikal Terapkan Pendekatan Humanis dan Berorientasi Masa Depan


Informasi Customer Service Cikal 


Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)


Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Hasto Pidekso, Kepala TK-SD Cikal Surabaya 

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana


I'M INTERESTED