Arion, Tim Basket dan Dance SMA Cikal Serpong, Sukses Debut di DBL Regional Banten 2025

Tim Basket dan Dance SMA Cikal Serpong Sukses Debut di DBL Regional Banten 2025


Durasi waktu baca : 3 menit



Jakarta, Sekolah Cikal Serpong. Arion, tim basket SMA Cikal Serpong berhasil tampil tangguh pertama kalinya di liga Developmental Basketball League (DBL), liga bola basket pelajar terbesar yang mempertemukan atlet basket muda tingkat SMA dari seluruh Indonesia, untuk Regional Banten 2025.


Tak hanya tim basket, Arion Dance Crew juga turut bertanding menghidupkan arena pertandingan dan meningkatkan semangat pendukung Arion untuk menunjukkan penampilan terbaiknya di lapangan.


Debut Arion dari SMA Cikal Serpong di kompetisi  DBL tahun 2025 ini menjadi pengalaman bersejarah, berkesan, dan penuh pelajaran berharga.



SMA Cikal Serpong Sukses di DBL Regional Banten

(SMA Cikal Serpong Cetak Sejarah Debut DBL Regional Banten 2025. Dok.Cikal)



Seperti apa perjalanan tim basket dan dance Arion di pertandingan DBL? Simak selengkapnya berikut ini! 


Baca juga : Berkenalan dengan Arion Basketball Club dari SMA Cikal Serpong




Kejuaraan DBL: Mimpi Bersama Tim Basket Arion

Dalam sesi wawancara, Zhafran, murid kelas 12 SMA Cikal Serpong dan kapten tim basket Arion, mengungkapkan bahwa kelolosan tim menuju pertandingan DBL adalah mimpi yang selalu didambakan sejak dulu. Dirinya mengaku terharu saat tim diumumkan lolos untuk bertanding di DBL Regional Banten 2025. 


“Saat tim Arion diumumkan lolos, perasaan saya sendiri campur aduk, antara terharu, senang, bersyukur, hingga tidak percaya akhirnya dapat bermain di DBL. Terharu karena ini adalah salah satu mimpi saya yang tercapai, bertanding di DBL seperti teman-teman basket saya di luar sekolah. Tim juga merasakan hal yang sama, sangat senang mendengar kabar baik ini.” kata Zhafran.


Kelolosan ini juga membawa kabar baik bagi tim dance Arion. Dalam mekanisme DBL, tim basket harus menyertakan tim dance untuk dapat berlaga, sehingga kesempatan ini turut mewujudkan mimpi tim dance yang juga ingin berkompetisi di arena DBL sejak lama.


“Saya sangat senang karena sudah lumayan lama saya dan tim ingin mencoba mengikuti kompetisi ini. Namun, tentunya juga gugup karena Arion Dance Crew belum pernah mengikuti kompetisi besar. Meski begitu, kami tetap mempersiapkan diri dengan maksimal walaupun waktu persiapannya hanya satu bulan.” lanjut Sya, murid kelas 11 SMA Cikal Serpong dan kapten tim menari Arion. 


Baca juga : Tangguh! Tim Basket SMA Cikal Serpong Raih Juara 3 Kompetisi Basket Mania 2025




Persiapan Kompetisi Membentuk Ketangguhan Diri 


Bagi tim basket dan dance, persiapan kompetisi besar seperti DBL tak hanya soal latihan teknis atau fokus pada pencapaian akhir. Sepanjang jalan menuju kompetisi, setiap anggota berproses, belajar mengelola ekspektasi dan emosi hingga membangun ketangguhan diri. 


“Dalam persiapan kompetisi ini, saling percaya kepada satu sama lain itu penting, memberi kepercayaan kepada teman-teman memotivasi tim lebih semangat latihan dan bermain. Selain itu, seiring waktu saya juga belajar untuk mengatur dan mengelola emosi.” ungkap Zhafran.


Hal yang sama juga disampaikan oleh Sya, kapten Arion Dance Crew, ia menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan kurang dari sebulan ini melatih dirinya dan tim untuk lebih tangguh secara mental dan emosi.


“Kompetisi seperti ini sangat menguras fisik maupun mental. Kita harus menjaga tubuh seperti makan yang benar dan istirahat cukup supaya tidak sakit. Disambi persiapan, kita juga tetap harus menyeimbangkan tugas-tugas sekolah, dan Miss Ayura, pelatih kami, selalu mengajarkan untuk menjaga dan memperkuat mental kita.” kata Sya. 


Baca Juga :The Students, Band SMP Cikal Serpong, Raih Juara 2 Kompetisi Band se-Jabodetabek




Komitmen yang Tetap Terjaga Usai Kompetisi

Meski hasil dari kompetisi DBL Regional Banten 2025 belum sesuai harapan para tim, tak berarti semangatnya berhenti. Para tim memahami bahwa hasil pertandingan tidak selalu berpihak pada mereka, namun kekalahan ini membuka ruang belajar yang lebih luas untuk para tim.


“Hal yang paling buat saya bangga dari tim mungkin setelah kekalahan ini, mereka masih ingin bangkit dan latihan lebih keras lagi. Mungkin memang bukan rezeki kita untuk menang di DBL, tetapi saya sangat senang bahwa mereka masih komit kepada tim untuk latihan lebih serius. Terutama untuk yang masih kelas 10 dan 11, mereka masih bisa main tahun depan untuk menunjukkan potensi terbaiknya.” ungkap Zhafran.


Bagi tim dance, berkompetisi di DBL Regional Banten 2025 juga layak disebut sebuah pencapaian. Sebab, klub Arion Dance Crew yang baru berjalan kurang lebih setahun ini di SMA Cikal Serpong dapat berpartisipasi di kejuaraan basket terbesar di Indonesia.


“Klub Arion Dance Crew berjalan baru kurang dari setahun, tapi kita udah bisa ikut kompetisi ini dan tampil secara maksimal saja sudah bikin saya sangat bangga. Tetapi salah satu hal yang saya paling banggain adalah gimana cara kita saling komunikasi, kita dapat mengevaluasi satu sama lain tanpa terbawa perasaan sehingga mempengaruhi bagaimana kita menari.” jelas Sya.


Ayura, pelatih dance Arion juga menanamkan beberapa hal agar para tim tidak terlalu fokus pada hasil. “Ada tiga hal yang selalu saya tanamkan pada mereka: menghargai, menikmati, dan bersyukur terhadap setiap proses yang dilalui bersama tim. Menghargai besar dan kecil usaha yang dilakukan setiap member di dalam team, menikmati pertunjukan yg dilakukan dan bersyukur atas kesempatan yang mereka miliki sampai bisa mengikuti kompetisi tersebut.” tambah Ayura.


Baca Juga : Cerita Surga, Atlet Basket SMA Cikal Serpong, Raih Medali Emas Kejuaran Basket Tingkat Kota




Tumbuhkan Sikap Reflektif dan Kompetensi 5 Bintang Cikal

Komitmen, reflektif, dan pengembangan diri pada Kompetensi 5 Bintang Cikal yang ditunjukkan tim basket dan dance selama kompetisi DBL Regional Banten 2025 mencerminkan karakter murid Cikal, mereka belajar menyeimbangkan tanggung jawab hingga tangguh menghadapi tantangan.


Self-Regulated Learner dan Emotionally, Morally, and Spiritually Rich sangat tumbuh dengan mengikuti kompetisi DBL ini.  Setiap pemain bisa berkomitmen dengan mengikuti tim basket ini, ada yang harus dikorbankan, yaitu waktu. Selain itu juga mereka menjadi lebih reflektif, ketika melakukan kesalahan dalam bertanding atau latihan, mereka bisa memperbaikinya dan mempelajarinya dengan baik. Mereka juga secara perlahan melatih mental mereka tanpa disadari, dan juga bisa mengatur jadwal antara basket dan tugas atau kegiatan sekolah.” kata Zhafran.


Untuk ke depannya, kedua tim mengaku akan lebih banyak mengikuti kompetisi untuk menambah pengalaman dan regenerasi anggota. Hal ini juga disampaikan oleh Pak Robby, selaku manager tim. “Menyiapkan regenerasi tim, untuk back up tim kelas 12 yang sebentar lagi akan lulus, dengan mengadakan kembali seleksi pada semester 2 ini. Kami juga menyiapkan sarana dan jadwal latihan rutin bagi tim.” tutup Robby.(*)


Baca juga : Tim Basket SMA Cikal Serpong Raih Juara 3 di Kompetisi Liga Basket Tangerang Pelajar 2025




Informasi Cikal Support Center

Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs 




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : 

    • Zhafran,  Murid SMA Cikal Serpong dan Kapten Arion Basketball Team

    • Sya, Murid SMA Cikal Serpong Kapten Arion Dance Crew

    • Ayura, Coach Arion Dance Crew

    • Robby Nur Abadi, Manager Tim Arion

  • Editor : Salsabila Fitriana 

  • Penulis : Rahma Yulia 




I'M INTERESTED