Dua Murid SMP Cikal Amri Setu Raih 13 Medali di Tournament


Durasi Waktu Baca: 5 Menit



Jakarta, Sekolah Cikal.Indonesia patut bangga karena memiliki banyak generasi muda penerus bangsa yang tak kenal lelah untuk terus mengembangkan minat, bakat serta kompetensinya di berbagai bidang dan meraih banyak prestasi atasnya seperti yang diraih oleh Btari Padma Zamzami dan Audrey Primadevi Subiakto, murid SMP Cikal Amri Setu.


Btari Padma Zamzami dan Audrey Primadevi Subiakto merupakan delegasi yang mewakili  Indonesia dari SMP Cikal Amri Setu yang berhasil meraih 13 medali, 6 Medali Emas dan 5 Medali Perak di Final Turnamen Akademik Pelajar Kelas Dunia, World Scholar’s Cup (WSC) Tournament of Champions (TOC) yang diikuti lebih dari 45 Negara dan lebih dari 1600 pelajar SMP/SMA seluruh dunia  di Yale University, USA pada 13-18 November 2022. 


(Btari Padma Zamzami dan Audrey Primadevi Subiakto, delegasi Indonesia dari SMP Cikal Amri Setu berhasil meraih 13 Medali, 6 Emas, 7 Perak di Tournament of Champions World Scholar’s Cup (WSC) Yale University, USA. Dok. Cikal)


Baca juga : Wakili Indonesia, Dua Murid SMP Cikal Amri Setu Raih 6 Medali Emas di Turnamen Akademik Bergengsi (World Scholar’s Cup) Global Round di Vietnam!




Kekuatan Motivasi dari Dalam Diri, Btari dan Audrey Raih 13 Medali untuk Indonesia

Sebagai Kepala Sekolah SMP-SMA Cikal Amri Setu, Izza Dinillah, M,Ed mengucapkan apresiasi tertingginya kepada Btari dan Audrey atas pencapaian 6 emas dan 5 perak yang diraih. Bagi Izza, semuanya bermula dari kekuatan motivasi dalam diri yang merefleksikan kompetensi 5 Bintang Cikal dalam diri murid. 


“Selamat untuk Btari dan Audrey yang telah berhasil meraih prestasi  membanggakan untuk Cikal dan juga Indonesia. Semuanya banyak dipengaruhi oleh motivasi anak-anak karena keikutsertaan dalam kompetisi pelajar dunia ini merupakan inisiatif dari anak-anak, maka otomatis mereka berkomitmen untuk berusaha meraih tujuan terbaik. Bagi kami, sebagai pendidik dan sekolah, ini adalah hal yang paling berpengaruh terhadap prestasi yang mereka raih.” ucap Izza dengan penuh bangga. 


Perjalanan Aubrey dan Btari melangkah sampai tahap akhir dan meraih medali World Scholar’s Cup Tournament of Champions merupakan sebuah proses yang penuh dengan cerita, Aubrey dan Btari berhasil sampai di titik ini setelah melalui Regional Round di Jakarta, dan Global Round di Vietnam. 


(Aubrey dan Btari membanggakan Indonesia di World Scholar’s Cup Tournament of Champions, Yale University, USA. Dok. Cikal)


Di Tournament of Champions (TOC), Devi Natalia Susanti, Koordinator WSC Cikal Amri Setu, Guru Pendamping dan Fasilitator Audrey dan Btari menyebutkan bahwa secara total terdapat lebih dari 1600 pelajar dari 45 negara dengan bentuk kompetisi yang sama yakni team debate, collaborative writing,  challenge, dan scholar's bowl.


“Untuk TOC sendiri total peserta sekitar 1500 - 1600 peserta dari 45 negara, untuk kompetisi masih sama seperti world scholar's cup di regional round maupun global round, ada team debate, collaborative writing,  challenge, dan scholar's bowl. Selain itu juga ada kegiatan non-akademik seperti scavenger hunt, lalu ada juga culture fair (masing-masing sekolah dari negara-negara dunia yang berpartisipasi membuka booth untuk menunjukkan budaya negara mereka atau kekhasan negara tersebut, dan juga scholar's ball dimana anak-anak bisa bersosialisai dengan akademisi lainnya.” cerita Devi. 




Capaian Medali Audrey dan Btari Mewakili Indonesia dan SMP Cikal Amri


Dari total 4 bentuk kompetisi, Audrey dan Btari sebagai tim dan individu berhasil meraih total 13 Medali : 6 Medali Emas, 7 medali perak, untuk detailnya terlampir di bawah ini


Btari & Audrey As A Team

  • Silver - Team Challenge

  • Silver - team Bowl

  • Gold - team Debate

  • Gold - team Writing

  • Silver - team Countdown Junior


Personal Medal Btari:

  • 3 Silver medals - Individual subject challenge

  • Silver - Champion Scholar

  • Gold - writing

  • Gold - debate champion


Personal Medal Audrey

  • Gold - writing

  • Gold - debate champion






Tak Padamkan Semangat, Audrey dan Btari Harumkan Indonesia di Turnamen Pelajar Dunia 


Sebagai salah satu delegasi Indonesia dari SMP Cikal Amri, Audrey Primadevi Subiakto menuturkan bahwa bahwa persiapan untuk Tournament of Champions 2022 penuh dengan tantangan dan rasa gugurp, namun dengan persiapan yang dilakukan dan juga semangat yang tak berhenti, Audrey merasa lega dan bangga bisa meraih medali untuk Indonesia. 


“Perasaanku selama Tournament of Champions itu nervous, apalagi karena TOC itu memang lebih susah daripada globals. tapi, pas eventnya udah mulai, perasaannya memang lebih enakan. untuk cara aku tetap semangat, aku banyak melakukan sosialisasi dengan Btari, Reaksa (teammate ketiga kita), dan teman-teman negara lainnya di TOC 2022.” ucapnya.


(Btari dan Aubrey bersama dengan Devi Natalia Susanti, pendamping dan fasilitator dari SMP-SMA Cikal Amri Setu Jakarta Timur. Dok. Cikal)


Audrey juga menambahkan ekspresi rasa syukurnya dapat membanggakan Indonesia dengan meraih medali emas dan perak. Serta, refleksi pembelajaran baik yang ia peroleh sepanjang mengikuti WSC sejak di regional round di Jakarta, Global Round di Vietnam, dan Tournament of Champions di USA. 


“Aku merasa bangga dapat meraih medali mewakili Indonesia. Aku dalam hal ini jadi lebih berpengalaman dalam debate dan belajar topik yang belum pernah dipelajari di sekolah. aku juga bertemu temen-temen baru dari negara lain karena wsc, dan aku harap persahabatan itu bisa bertahan lama.” ceritanya. 


Selain Audrey, Btari yang juga merupakan delegasi Indonesia dari SMP Cikal Amri Setu, menyatakan rasa syukurnya atas pengalaman sebagai seorang pelajar dan juga sebagai manusia yang ia raih bersama Audrey di World Scholar Cup Tournament of Championship 2022. 


“Aku merasa sejak di tahap regionals, aku semakin berkembang sebagai pelajar dari sisi akademik, dan sebagai manusia. Sebagai pelajar aku bisa mengatur waktuku dan menjadi lebih baik dalam bidang debat dan menulis. Sebagai manusia, aku juga merasa bertemu teman-teman dari budaya berbeda membuatku dan Audrey memahami dunia dari berbagai perspektif dan menjadi lebih percaya diri dalam mencoba hal baru.” ujar Btari. 


Sebagai pendamping Audrey dan Btari, Devi Natalia mengungkapkan rasa haru dan kebanggaannya atas capaian, ketangguhan, dan semangat yang ditampilkan oleh anak-anak atas nama Indonesia di USA.


“Alhamdulillah dengan persiapan yang kami lakukan di sekolah dan juga anak-anak belajar materinya secara individu, anak-anak mendapatkan hasil yang sangat baik di TOC, pastinya dengan persaingan yang lebih ketat, di mana di TOC sendiri pesertanya adalah para peserta terbaik yang qualified dari beberapa global round yang diadakan sebelumnya, seperti di Dubai, Prague, Bangkok, Nha Trang Vietnam, dan lainnya. Suasana saat pengumuman, dengan melihat nama Sekolah Cikal Amri Setu, dan juga negara Indonesia disebutkan, tentunya itu yang membuat kami bangga dan terharu atas capaian anak-anak.” jelasnya penuh rasa bahagia.



(Audrey dan Btari saat tiba di Indonesia pada 20 November 2022. Dok. Cikal)


World Scholar’s Cup sendiri merupakan turnamen akademik pelajar dunia yang paling terkenal setiap tahunnya. Para pelajar yang hadir dan sampai ke tahap akhir merupakan para pelajar terbaik pilihan setiap negara.


Bagi Izza, Kepala SMP-SMA Cikal Amri Setu, World Scholar’s Cup adalah media bagi anak-anak untuk berkembang dan memperluas pengalaman terbaik mereka sejalan dengan nilai-nilai di Sekolah Cikal. Selamat untuk Aubrey dan Btari, kalian membuat Indonesia bangga! Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia! (*)


Baca juga : Tim Delegasi Sekolah Cikal Amri Setu Raih Banyak Medali Emas dan Perak di World Scholar’s Cup Regional Round





Informasi Customer Service Cikal 


Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : 

    • Btari Padma Zamzami, Murid SMP Cikal Amri Setu, Jakarta Timur

    • Audrey Primadevi Subiakto, Murid SMP Cikal Amri Setu, Jakarta Timur

    • Devi Natalia Susanti, Fasilitator dan Pendamping Kontingen Cikal Amri Setu

    • Izza Dinillah, M, Ed. Kepala SMP-SMA Cikal Amri Setu

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana


I'M INTERESTED