Seru dan Penuh Suka Cita, Seperti ini Potret Minggu Pertama Tahun Ajaran Baru di Sekolah Cikal, Rumah Main Cikal dan Pendidikan Inklusi Cikal!


Durasi Waktu Baca : 5 Menit, 54 Detik



Jakarta, Cikal. Kembali ke sekolah, belajar tatap muka dan membangun interaksi bersama guru dan teman-teman sebaya adalah momen yang paling ditunggu-tunggu setelah menikmati liburan dan tentunya belajar secara daring selama pandemi oleh anak-anak. 


Keseruan dan suka cita momen kembali ke sekolah juga berlangsung di Sekolah Cikal,Rumah Main Cikal dan Pendidikan Inklusi Cikal. Pada minggu pertama masuk sekolah, tepatnya pada tanggal 18-22 Juli 2022, anak-anak dan juga orang tua murid dari jenjang Prasekolah hingga Sekolah Menengah Atas berbahagia dan mengabadikan momen-momen bermakna saat kembali bersekolah. 


“Orang tua dan Anak-Anak Antusias Mengabadikan Momen Bahagia Kembali ke Sekolah! “
Ratih Saraswati 


Kembali ke Sekolah, Bangun Koneksi dan Ikatan yang Lebih Kuat dalam Pembelajaran


Sebagai Head of Campus Cikal, Ratih Saraswati menyatakan bahwa antusiasme, semangat dan rasa bahagia yang terlihat dari anak-anak dan bahkan juga orang tua saat minggu pertama sekolah dengan tatap muka merupakan momen kembali menjalin koneksi yang lebih baik antara guru dengan anak dan orang tua. 


“Momen kembali sekolah memang sudah ditunggu-tunggu oleh anak-anak, terutama karena selama 2 tahun masa pandemi mereka belajar secara jarak jauh. Pembelajaran tatap muka kami abadikan sebagai momen untuk kembali menjalin koneksi yang yang lebih baik baik antara guru dengan anak dan orang tua, antar guru setelah melakukan pembelajaran jarak jauh selama kurang lebih 2 tahun.  Saatnya untuk melakukan penilaian diagnostik secara langsung guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun ikatan yang lebih kuat.” ucap Ratih dalam sesi wawancara di minggu pertama pembelajaran tatap muka berlangsung. 


Ia juga menambahkan bahwa antusiasme pembelajaran tatap muka di minggu pertama sekolah juga hadir di orang tua murid. Orang tua murid bahkan mengabadikan setiap proses antusiasme anak sejak sehari sebelum kembali sekolah. 


“Orang tua juga tidak kalah semangatnya untuk mendukung anak-anak mereka kembali ke sekolah, beragam persiapan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka sudah mereka persiapkan jauh-jauh hari. Tentunya melihat antusiasme anak-anak menyambut hari pertama sekolah, orang tua ingin mengabadikan dan berbagi momen bahagia ini dengan keluarga dan teman.  Dari postingan orang tua, tergambar betapa semangatnya mereka menyambut kembali bersekolah secara tatap muka.” cerita Ratih. 


Beberapa potret keseruan momen kembali ke sekolah sebagai berikut: 


  1. Pelaksanaan Commencement Week yang merupakan istilah masa pengenalan lingkungan sekolah di Sekolah Cikal Surabaya dengan mengadakan House Activity  untuk memperkenalkan seputar nilai-nilai, dan cita-cita Cikal. 


(Pelaksanaan Masa pengenalan lingkungan sekolah di Sekolah Cikal Surabaya. Dok. Sekolah Cikal)



  1. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Commencement Week di jenjang Reception atau TK di Sekolah Cikal Lebak Bulus, Jakarta. 


(Dengan menghadirkan program pengenalan dan interkasi bersama teman-teman di kelas. Dok. Sekolah Cikal Lebak Bulus)


  1. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau Commencement Week di Rumah Main Cikal Bandung dan Sekolah Cikal Bandung dilakukan dengan membangun interaksi


(Masa commencement week atau minggu awal pengenalan lingkungan sekolah di Sekolah Cikal Bandung dan Rumah Main Cikal Bandung. Dok. Sekolah Cikal Bandung)



  1. Masa pengenalan lingkungan sekolah di Sekolah Cikal Amri Setu Jakarta Timur. 

(Momen murid SMP dan SMA melakukan kegiatan School Tour di Sekolah Cikal Amri Setu Jakarta Timur. Dok. Sekolah Cikal Amri Setu Jakarta Timur)


  1. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Sekolah Cikal Serpong, BSD, Tangerang Selatan menghadirkan kegiatan Ice Breaking dan Interaksi bermakna bersama teman-teman sebaya. 


(Keseruan momen murid-murid SMP dan SMA Sekolah Cikal Serpong membangun interaksi dan pengenalan cita-cita, cara dan cakupan pembelajaran di Sekolah Cikal. Dok. Sekolah Cikal Serpong)



Membangun Kebiasaan Belajar Sebagai Kebutuhan dan Bukan Keharusan


Beberapa dari orang tua yang mengabadikan momen antusiasme anak kembali ke sekolah juga menyisipkan beberapa cerita bahkan refleksi dari antusiasme yang dihadirkan oleh anak-anak seperti misalnya yang dituliskan oleh @Soenarto88 salah satu orang tua murid Sekolah Cikal Surabaya. 


Ia menceritakan bahwa di momen hari pertama kembali ke sekolah anak-anak sudah mempersiapkan perlengkapan sekolah sejak jauh-jauh hari, hingga membicarakan mengenai keseharian yang akan dilalui dengan bahagia di sekolah.


“Saya rasa setiap harinya di Sekolah Cikal itu seperti hari pertama kembali ke sekolah. Anak-anak selalu antusias, mereka berbincang-bincang tentang kembali ke sekolah secara luring, dan mempersiapkan seragam hingga perlengkapan sehari sebelumnya sendiri.” tulis Soenarto melalui kanal instagram resminya. 


(Antusiasme anak-anak di Sekolah Cikal Lebak Bulus di momen minggu pertama sekolah. Dok. Sekolah Cikal Amri Setu Jakarta Timur)


Ia menambahkan juga bahwa sebagai orang tua ia meyakini perasaan antusias anak-anak ketika hadir di sekolah merupakan sebuah kunci penuh makna dari proses belajar dan ekplorasi hal baru dalam kehidupan. 


Selain Soenarto, ada pula orang tua murid Cikal lainnya yakni Clara (@meowthebigbox) melalui instagramnya menceritakan mengenai penggunaan seragam baru Sekolah Cikal sebagai tanda mulainya tahun ajaran baru 2022-2023.


“Sekolah Cikal rebranding mulai dari logo hingga seragam. Hal yang menarik adalah interior didominasi warna oranye, seragam batik yang baru berwarna biru. Dalam teori warna, warna-warna tersembut termasuk complementary (roda warna temuan ilmuan Isaac Newton). Pas dan serasi!  Kakak dan adik, mereka berdua sangat senang menyambut hari kembali bersekolah!” tulisnya dalam sebuah unggahan. 


Menanggapi unggahan demi unggahan kebahagiaan orang tua dan anak-anak di hari-hari pertama sekolah kembali berlangsung tatap muka, Ratih menuturkan bahwa dalam praktiknya di Sekolah Cikal sejak jenjang Prasekolah di Rumah Main Cikal, dan Pendidikan Inklusi Cikal sebagai lini pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, proses belajar di Cikal diupayakan sebagai sebuah kebutuhan dalam diri anak-anak, dan bukan sebagai sebuah keharusan, sehingga inilah yang membuat anak-anak setiap harinya selalu antusias dan tak sabar untuk kembali ke sekolah.


“Selama 23 tahun cikal berdiri, komitmen untuk menjadikan Cikal sebagai tempat bermain para pelajar sepanjang hayat, yang melihat belajar sebagai sebuah kebutuhan bukan keharusan. Di Cikal anak-anak tumbuh dan berkembang mengembangkan kompetensi 5 bintang Cikal dengan aman dan nyaman. Hal tersebut tidak terlepas dari peran para guru dalam merancang pembelajaran yang memenuhi prinsip-prinsip 5C (Characterized, Comprehensive Concept, Challenging Choices, Constructive Continuity, Community Context) sehingga anak-anak merasa terpenuhi kebutuhan belajarnya” jelasnya. 


Dalam menghadirkan proses belajar tatap muka secara luring di tahun ajaran baru, Ratih pun menuturkan bahwa protokol kesehatan akan tetap terjaga agar anak-anak tetap belajar, berinteraksi dengan aman dan kondusif. 


“Cikal adalah sekolah piloting untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka di awal masa pandemi, pengalaman tersebut digunakan sebagai dasar untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka penuh di tahun ajaran ini.  Cikal tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan panduan Dinas Pendidikan dan berkerja sama dengan Puskesmas untuk memastikan pembelajaran berjalan dengan aman dan kondusif.  Anak-anak sudah terbiasa dalam menerapkan prokes selama mereka berada di sekolah dan akan terus didukung agar dapat menjaga prokes baik ketika berada di sekolah ataupun diluar sekolah.” tutupnya. (*)




Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs (tim Customer Service Cikal)




Artikel ini diproduksi dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber :

    • Ratih Saraswati (Head of Campus Cikal) 

    • Bapak Soenarto (Orang tua murid Sekolah Cikal Surabaya)

    • Ibu Clara (Orang tua murid Sekolah Cikal Lebak Bulus)

  • Editor : Layla Ali Umar 

  • Penulis : Salsabila Fitriana 




I'M INTERESTED