Raffa dan Tara, Murid SD Cikal Lebak Bulus, Raih Perunggu Kompetisi Coding Internasional 2026

Murid SD Cikal Lebak Bulus Raih Perunggu Kompetisi Coding Internasional 2026

Durasi waktu baca :  3 menit


Jakarta, Sekolah Cikal Lebak Bulus. Di usia yang masih muda, Raffa dan Tara, murid kelas 4 SD Cikal Lebak Bulus, sudah berani mengeksplorasi dunia coding, membangun game, hingga menciptakan proyek berbasis Artificial Intelligence (AI) dan robotik untuk kompetisi internasional. 


Berawal dari rasa penasaran dan kesenangan bereksplorasi, keduanya terus mengembangkan kemampuan coding mereka melalui proses belajar, tantangan, dan kolaborasi bersama. Proses belajar ini akhirnya membawa Raffa dan Tara ke Codeavour 7.0, kompetisi internasional di bidang Kecerdasan Buatan (AI), pemrograman, dan robotic, di mana peserta menciptakan proyek inovatif melalui pembelajaran yang menggunakan Pitcoblox.   


Seperti apa perjalanan Raffa dan Tara dalam dunia pemrograman? Simak selengkapnya berikut ini!


Baca juga : Bilqis, Murid SD Cikal Lebak Bulus, Cetak Prestasi Pertamanya di Kompetisi Piano Internasional 



Berawal dari Klik yang Tak Sengaja hingga Serunya Belajar Coding

Dalam sesi wawancara, Raffa dan Tara menceritakan awal mula mereka mengenal coding. Perjalanan Raffa di dunia coding dimulai dengan cara yang unik, saat ia menelusuri mesin pencarian, ia tak sengaja menemukan Scratch yang ternyata merupakan situs pemrograman gratis untuk membuat game, animasi hingga cerita interaktif. 


“Awalnya, aku ingin searching di google tentang scratching guy lalu aku klik enter. Lalu waktu di google ada tulisan Scratch, aku penasaran itu apa, makanya aku klik. Ternyata di web itu ada banyak game dan ada tombol create, lalu aku klik dan coba bikin sesuatu dari scripting dan membuat code block coding di sana.” kata Raffa.


Sementara Tara, ia telah menemukan kesenangan di dunia coding sejak kelas 1 SD. “Aku ingat waktu kelas 1, aku udah belajar coding dan itu fun banget. Lalu aku join coding lagi di kelas 4.” lanjut Tara bercerita.


Ketertarikan itu kemudian terus berkembang, termasuk melalui pembelajaran coding yang ia dapatkan di Sekolah Cikal melalui program MLP (Multilevel Learning Program). 


Baca juga : Perjalanan Budaya Murid Berkebutuhan Khusus SD Cikal Lebak Bulus ke Bali Beri 5 Pengaruh Pengembangan Diri 



Berimajinasi dan Belajar Hadapi Tantangan dalam Coding

Coding menjadi wadah Raffa dan Tara untuk menuangkan imajinasinya dengan bebas. Imajinasi yang hanya ada di kepala bisa diwujudkan menjadi nyata. Itulah mengapa mereka sangat suka pemrograman. 


“Aku suka coding karena bisa berimajinasi dan bisa membuat khayalan menjadi nyata di dalam game.” kata Raffa dan Tara. 


Selain bagian menyenangkan, tentunya Raffa dan Tara pernah merasa sulit dalam coding. Namun, kesulitan tersebut mereka hadapi sebagai proses belajar. 


“Aku pernah takut kalau apa yang aku kerjain salah dan nggak berhasil. Tapi aku harus lebih percaya diri lagi ketika membuat game atau apapun itu.” kata Tara.


Raffa melanjutkan, “Kalau ada coding yang kehapus dan aku bingung, aku cari tutorial di YouTube dan karena aku suka banget coding, jadi aku belajar juga di MLP.” lanjut Raffa.


Baca juga : Dukung Perlindungan dan Pelestarian Hewan, Murid SMP Cikal Lebak Bulus Berkunjung ke Animal Shelter!  



Angkat Isu Obesitas dan Raih Perunggu Tingkat Internasional

Raffa dan Tara menunjukkan potensi mereka di bidang coding melalui kompetisi Codeavour, salah satu kompetisi coding terbesar di tingkat internasional pada Mei 2026. Sebelum melaju ke babak internasional, keduanya sudah terlebih dahulu melalui tingkat nasional.

Dalam kompetisi ini, Raffa dan Tara mengembangkan proyek inovatif menggunakan platform PictoBlox, berbasis block coding dan Python, dengan tema kecerdasan buatan (AI) dan robotik. Berkat proyek tersebut, mereka berhasil mewakili Indonesia di tingkat internasional dan bersaing dengan peserta dari lebih dari 10 negara. Atas pencapaian tersebut, Raffa dan Tara berhasil meraih Bronze Medal di ajang internasional Codeavour.



“Jadi, proyek ini berdasarkan game pacman, dan ini game retro yang seru dan susah. Di kompetisi ini, aku harus menyelesaikan masalah di dunia ini, dunia yang dimaksud ada 42% orang yang mengalami obesitas. Maka dari itu, kita bikin game ini buat dicontoh oleh anak kecil supaya selain main game, mereka dapat info makanan sehat dan enggak dan jika anak anak memakan unhealthy food di game itu maka mereka akan mendapatkan minus score.” jelas Raffa dan Tara. 


Baca juga : Murid SD Cikal Lebak Bulus Belajar Proses Kreatif dan Resensi Buku di Kepustakaan Populer Gramedia! 



Asah Keterampilan Kerjasama dari Kompetisi Pemrograman

Tergabung dalam sebuah tim di kompetisi menjadi proses Raffa dan Tara untuk bertumbuh secara sosial dan emosional. Melalui kerjasama tim, mereka belajar membangun komunikasi yang baik, saling memahami, dan menyadari pentingnya kekompakan untuk mencapai tujuan bersama.


“KIta saling kerjasama dengan baik dan menjaga kekompakan, akhirnya kita bisa sampai di tahap ini.” kata Raffa dan Tara. 


Baca juga : 10 Murid SMP Cikal Lebak Bulus Tantang Diri di Kompetisi Fisika Tingkat Nasional 



Tumbuh Jadi Pemikir Terlatih dan Efektif di Cikal

Raffa dan Tara mengungkapkan bahwa hal yang ia senangi selama di Cikal adalah karena pembelajarannya yang menyiapkan mereka untuk siap hadapi masa depan. 


“Aku senang belajar di Cikal karena pelajaran-pelajarannya bisa berdampak untuk masa depan aku.” kata Raffa.


Sementara Tara melanjutkan, “Aku senang di Cikal karena bisa explore creativity aku.”


Cara belajar Cikal yang membiarkan murid memilih tantangannya ini membuat Raffa dan Tara tumbuh menjadi pribadi yang terlatih berpikir efektif melalui banyak hal baru. 


Tergabung dalam sebuah tim di kompetisi menjadi proses Raffa dan Tara untuk bertumbuh secara sosial dan emosional. Melalui kerjasama tim, mereka belajar membangun komunikasi yang baik, saling memahami, dan menyadari pentingnya kekompakan untuk mencapai tujuan bersama.


“KIta saling kerjasama dengan baik dan menjaga kekompakan, akhirnya kita bisa sampai di tahap ini.” kata Raffa dan Tara.(*)


Baca juga : Adriana, Murid SD Cikal Lebak Bulus, Raih 2 Medali di Indonesia Open Aquatic Championships 2025 




Informasi Cikal Support Center

Tanyakan informasi mengenai pendaftaran, program hingga kurikulum Cikal melalui Whatsapp berikut : https://bit.ly/cikalcs 




Artikel ini ditulis dan dipublikasikan oleh Tim Digital Cikal 

  • Narasumber : Raffa dan Tara, Murid Kelas 4 SD Cikal Lebak Bulus

  • Editor : Salsabila Fitriana 

  • Penulis : Rahma Yulia 



I'M INTERESTED